Temperatur.id – Sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) terjadi banjir akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, termasuk di Kecamatan Maba Tengah.

Data sementara dari TRC BPBD di lapangan menyebutkan: banjir mengakibatkan sekitar 60 rumah warga serta sejumlah fasilitas umum terendam air. Sebanyak 76 KK terdampak.

Pemerintah daerah (pemda) bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan untuk mengantisipasi kondisi yang berpotensi meluas.

Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Ricky Chairul Richfat, untuk mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, agar turun melakukan pemantauan dan penanganan terhadap wilayah terdampak banjir.

Sekda langsung mengerahkan tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ke sejumlah titik terdampak, untuk memantau kondisi lapangan sekaligus melakukan langkah penanganan awal.

Bupati Ubaid menegaskan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi aliran sungai. Ia menyebut keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Saya sudah meminta Sekda mengoordinasikan seluruh OPD teknis agar segera turun ke lapangan dan memastikan penanganan dilakukan secepat mungkin,” kata bupati.

Ia menegaskan langkah cepat perlu dilakukan, mengingat curah hujan masih cukup tinggi dan berpotensi menyebabkan banjir susulan.

Bupati meminta masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai maupun wilayah rendah tetap waspada dan mengikuti informasi dari pemerintah daerah serta petugas di lapangan.

Sekda, Ricky Chairul Richfat, mengatakan pemerintah daerah telah mengambil langkah awal dengan melakukan pemantauan langsung di beberapa titik yang terdampak luapan air.

“Kami sudah meminta Kadis Perkim dan Kalak BPBD turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi wilayah terdampak. Pemerintah daerah terus berkoordinasi agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” kata sekda.

Pemerintah daerah juga terus menyiagakan koordinasi lintas OPD untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya dampak yang lebih luas apabila curah hujan yang berpotensi kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Sekda mengimbau masyarakat agar tetap tenang, namun tidak mengabaikan potensi bahaya banjir dan selalu waspada terhadap perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. **