Temperatur – Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman melantik Tim Pembina Posyandu Terpadu Kota Ternate di Aula Hotel, Grand Majang, Kota Ternate, Selasa (1/7/2025).

Tim Pembina Posyandu Kota Ternate, diketuai oleh Marliza M Tauhid. Di kesempatan ini, Marliza juga melantik ketua Tim Pembina Posyandu di tingkat Kecamatan.

Wali kota yang juga selaku penasehat tim pembina posyandu Kota Ternate dalam sambutan menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat aktif dalam pembentukan tim ini.

Enam OPD tersebut adalah Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, Satpol PP, dan Dinas Sosial.

“Serta para Camat dan Ibu Ketua TP PKK dari delapan kecamatan yang hadir hari ini. Bapak dan ibu adalah ujung tombak koordinasi di wilayah masing-masing,” kata wali kota.

Wali kota mengajak semua pihak untuk menjadikan tim pembina posyandu ini sebagai wadah kolaborasi yang bukan hanya administratif, tetapi juga substantif dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan posyandu.

“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan. Ia bukan sekadar tempat menimbang balita, tetapi menjadi simpul dari berbagai upaya promotif, preventif, bahkan edukatif dalam mendukung kualitas hidup masyarakat khususnya ibu dan anak,” tutur wali kota.

Wali Kota, M Tauhid Soleman saat melantik Tim Pembina Posyandu Kota Ternate.

Menurut wali kota, keberadaan posyandu adalah wujud nyata dari semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan.

Namun, agar posyandu dapat berjalan secara optimal, dibutuhkan dukungan lintas sektor dan sinergi yang kuat. Tim pembina Posyandu Kota Ternate diharapkan menjadi motor penggerak dalam pembinaan, pengawasan, dan pemberdayaan seluruh posyandu di wilayah Kota Ternate.

Wali kota menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal untuk memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, sejalan dengan program prioritas nasional yang tertuang dalam asta cita visi nasional indonesia emas 2045, yaitu membangun dari desa dan kelurahan demi pemerataan dan pengentasan kemiskinan.

Wali kota menekankan pentingnya sinkronisasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) antar OPD yang tergabung dalam tim pembina Posyandu Terpadu Kota Ternate.

“Para camat dan lurah memiliki peran strategis dalam koordinasi dan fasilitasi langsung di lapangan. Keberhasilan posyandu sangat bergantung pada dukungan dan keterlibatan aktif pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan,” pesannya.

Wali kota berharap ke depan ada langkah nyata, mulai dari peningkatan kapasitas kader posyandu, penyediaan sarana dan prasarana, integrasi layanan, hingga inovasi-inovasi lokal yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Ternate.

“Mari kita bergerak bersama, memastikan bahwa setiap anak di Ternate tumbuh sehat, setiap ibu mendapat layanan yang layak, dan setiap keluarga merasa dilayani dan diperhatikan,” kata wali kota.

Wali kota mengingatkan bahwa keberhasilan posyandu adalah keberhasilan bersama.

“Jangan biarkan posyandu hanya menjadi rutinitas bulanan. Jadikan posyandu sebagai platform pembangunan sosial berbasis masyarakat, sesuai dengan semangat asta cita dan visi besar menuju indonesia emas 2045,” tuturnya.

“Selamat bekerja kepada seluruh anggota tim pembina posyandu Kota Ternate. Semoga niat baik dan kerja keras kita mendapat ridho dan keberkahan dari Allah subhanahu wa ta’ala,” sambung wali kota. (red)

temperatur.id
Editor