Temperatur – Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman bersama Ketua TP PKK, Marliza M Tauhid melakukan peninjauan dan bertemu dengan para pengungsi di Kecamatan Pulau Batang Dua, Senin 6 April 2026.

Peninjauan dilakukan di beberapa kelurahan: yakni Lelewi, Mayau, Perum Bersatu, dan Bido. Mereka juga meninjau beberapa rumah ibadah yang rusak akibat gempa bumi berkekutan magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis lalu.

Setelah peninjauan, wali kota menyerahkan bantuan sosial kepada tiap-tiap lurah untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing penerima bantuan.

Bantuan yang disalurkan kali ini adalah bantuan tahap II.

Berdasarkan data rekap penyaluran, total logistik yang didistribusikan pada tahap II mencapai 1.503 paket/barang, dengan sisa stok bantuan sebanyak 674.

Adapun rincian bantuan yang telah disalurkan meliputi:

* Beras 5 kg sebanyak 375 karung

* Mie instan 166 karton

* Air mineral kemasan (Aqua 600 ml) 269 dos

* Tikar/Matras 200 lembar

* Terpal 80 lembar

* Biskuit 56 pcs

* Minyak goreng 18 karton

* Telur (dalam rak) turut didistribusikan

* Sembako paket 80 kantong

* Selimut 100 pcs

* Tenda pengungsi 1 unit

* Hygiene kit 10 box

* Susu kental manis, popok bayi, pembalut, serta kebutuhan bayi dan lansia lainnya.

Selain itu, masih terdapat sejumlah stok logistik yang belum tersalurkan, di antaranya beras 55 karung, mie instan 65 karton, serta berbagai kebutuhan lain seperti pakaian, gula, dan perlengkapan tambahan.

Dalam kunjungannya, Wali Kota juga menyampaikan empati kepada warga terdampak serta mengingatkan agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

“Jangan panik, tetap waspada dan terus berkoordinasi. Sampai siang ini gempa kecil masih terjadi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kesiapsiagaan warga Batang Dua dalam menghadapi bencana, terutama dalam hal mitigasi.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Ternate, Marliza M Tauhid, turut memberikan motivasi kepada para pengungsi agar tetap kuat dan saling menjaga di tengah situasi darurat.

Pemerintah Kota Ternate memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan warga di lokasi pengungsian.

 

(red)