Temperatur — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate akan membagikan 1.000 kantong belanja non-plastik sebagai upaya kampanye mengurangi penggunaan kantong plastik.
Pembagian kantong belanja itu direncanakan berlangsung saat aksi Jam Bumi (Earth Hour) di Benteng Oranje, Sabtu, 25 April pekan depan, mulai pukul 21.00 hingga 22.00, malam.
Sekretari Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly menyampaikan 1.000 kantong belanja non-plastik akan dibagikan terutama kepada yang hadir dalam aksi Earth Hour.
Kampanye pengurangan kantong plastik sudah sering dilakukan seperti melalui pelarangan penggunaan kantong plastik belanja di swalayan atau ritel-ritel modern.
“Nah, kali ini, juga untuk mengurangi beban masyarakat, kantong belanja ini akan dibagikan, tidak perlu beli. Meskipun bagi sebagian orang dianggap murah, tapi bagi masyarakat secara umum, ini sangat membatu,” ujar sekda, Jumat 17 April 2026.
Ia menyebut, kantong belanja non plastik ini bisa disimpan di bagasi kendaraan, baik motor maupun mobil masing-masing.
“Yang penting dibawa kemana-mana, jika butuh, sudah tersedia,” tutur sekda.
Ia menekankan kantong belanja ini jangan dibuang, karena bisa dipakai berkali-kali.
“Kalau sekali pakai terus dibuang, itu sama saja menambah sampah. Jadi, harus dipakai berulang-ulang, karena kantong ini bisa dicuci. Hindari menyika terlalu keras, jangan gunakan mesin cuci, dan jangan disetrika agar tidak rusak,” terang sekda.
Pemkot Ternate memberi apresiasi atas dukungan Harita Nickel dalam setiap program lingkungan di wilayah Kota Ternate sebagai pintu gerbang Maluku Utara, terlebih dalam aksi Earth Hour nanti.
Pemkot Ternate juga menghimbau setiap instansi, rumah, tempat usaha, hotel, toko, dan lainnya untuk mematikan seluruh lampu di bangunan dan halamannya masing-masing dari pukul 21.00 selama satu jam pada Sabtu, 25 April 2025.
“Mari kita berikan satu jam untuk Bumi Kieraha, khususnya Ternate. Dan terima kasih untuk Harita yang telah menginisiasii sekaligus memberi dukungan terhadap pelaksanaan aksi jaga bumi,” tutur sekda.
Earth Hour kali ini adalah yang kedua kalinya di Maluku Utara dan Ternate. Gerakan dunia ini seharusnya berlangsung pada 28 Maret di seluruh belahan bumi dengan mematikan lampu mulai pukul 20.30 sampai satu jam di wilayah masing-masing.
Setiap tahun, dunia melakukan aksi Jam Bumi pada malam minggu, minggu ke tiga di bulan Maret. Aksi kecil untuk bumi ini merupakan bentuk terimakasih dan juga upaya bersama mengurangi beban bumi. **



Tinggalkan Balasan