Temperatur – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate berkomitmen untuk mempercepat operasional Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh wilayah Kota Ternate.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, usai menghadiri rapat bersama Komisi I, II, dan III DPRD Kota Ternate.

Rapat gabungan tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD, Jamian Kolengsusu, di ruang rapat eksekutif DPRD Kamis, 21 Mei 2026. Turut hadir perwakilan koperasi tingkat kelurahan serta Dandim 1501/Ternate.

Sekda menyampaikan, substansi utama dalam rapat adalah memastikan program Koperasi Merah Putih dapat segera berjalan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Semangat dari program Koperasi Merah Putih ini diharapkan bisa cepat berjalan dan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ucap sekda.

Menurutnya, ada 78 kelurahan di Kota Ternate yang masing-masing membutuhkan gerai, pergudangan, serta fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang operasional KKMP.

Rapat gabungan di DPRD Kota Ternate, Kamis 21 Mei 2026.

Pemkot saat ini terus menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri tertanggal 8 April 2026 terkait sinergi pendanaan pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan program koperasi tersebut.

“Dalam surat itu dijelaskan sejauh mana peran pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dalam mendukung dan menunjang KKMP di wilayah masing-masing,” tutur sekda.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian serius dalam rapat adalah masih ada koperasi di sejumlah kelurahan yang belum memiliki lahan.

Sekda menegaskan, pemerintah akan kembali mengacu pada regulasi yang ada, khususnya terkait proses identifikasi dan verifikasi faktual di lapangan terhadap lokasi koperasi.

“Ada yang sudah mendapat lokasi, ada yang belum, bahkan ada yang sudah punya lokasi tetapi belum bisa membangun karena kendala administrasi atau alas hak,” terangnya.

Sekda mengaku telah memerintahkan Kepala Bappelitbangda dan Kepala BPKAD Kota Ternate agar segera menggelar rapat koordinasi pada pekan depan di setiap kecamatan.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan merespons berbagai persoalan di lapangan sekaligus mencari solusi cepat agar operasional KKMP dapat segera berjalan.

“Rakoor ini penting untuk melakukan koordinasi terhadap masalah-masalah yang masih terjadi di lapangan, misalnya lahan yang belum ada maupun kekurangan lainnya agar segera diambil solusi,” ujarnya.

Sekda juga menyebutkan, pihak TNI telah membantu pembangunan fasilitas KKMP di delapan lokasi di Kota Ternate dengan memanfaatkan aset milik pemerintah kota, kementerian, maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Kegiatan KMP ini terus kami pantau dan koordinasikan agar percepatannya benar-benar berjalan sesuai target,” pungkas Rizal. **