Temperatur – Proyek perubahan (proper) Si Batagi yang digagas Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Ternate Mochtar Hasyim diharapkan bisa menjadi solusi tutupi kebocoran retribusi parkir.
Proper Si Batagi merupakan akronim dari sinergitas penertiban retribusi melalui giat.
Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly menyebut, Si Batagi merupakan konsep Proper yang inovatif karena sasarannya adalah optimalisasi terhadap retribusi parkir yang selama ini belum optimal.
“Retribusi parkir kita potensinya besar tapi progresnya di lapangan masih cukup jauh dari apa yang kita harapkan,” kata Rizal.
Rizal berharap Si Batagi bisa menunjukan perubahan realisasi retribusi parkir.
“Harus ada perubahan di lapangan seperti di lokasi parkir Gamalama, terminal Bastiong dan titik-titik parkir lainya,” kata Rizal.
“Konsep digitalisasi melalui proper Si Batagi harus mempu mengoptimalkan pendapatan retribusi pada titik parkir yang selama ini berpotensi bocor,” tandasnya.
Sementara Kadishub Mochtar Hasyim menjelaskan, inovasi Si Batagi memiliki dua tujuan utama implementasi, yaitu kebijakan organisasi Dishub dan meningkatkan pelayanan melalui transformasi digital Pemerintah Smart Servis, dengan memanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi.
“Selain itu, melalui Si Batagi, Dishub juga telah memberdayakan para juru parkir (jukir) liar dengan memfasilitasi mereka untuk melakukan penagihan dengan sistim digital,” terang Mochtar. (red)



Tinggalkan Balasan