Temperatur – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate mengimbau pedagang ikan di Pasar Higienis agar tidak membuang limbah sisa tulang ke laut.

Plt Kepala DLH Kota Ternate, Musli Mohamad, mengatakan, di Pasar Higienis sudah tersedia instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dibangun oleh Dinas PUPR Kota Ternate.

Meski begitu, pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah fasilitas tersebut masih berfungsi normal atau tidak.

Pihaknya juga sering berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terkait lingkungan dan kebersihan pasar.

“Kami sering berkoordinasi dengan Disperindag, meski tidak secara spesifik membahas persoalan ini. Biasanya pembahasannya lebih umum terkait lingkungan dan kebersihan pasar,” kata Musli, Sabtu 23 Mei 2026.

Ia menyebut, selain IPAL, pengelolaan sisa makanan seperti tulang dan daging ikan juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

Menurut Musli, DLH kini tengah mendorong model pengolahan sampah yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan, misalnya diolah menjadi kompos atau pupuk.

“Di pasar harus ada sistem pengelolaan IPAL yang terkoneksi. Begitu juga pengelolaan sisa makanan harus dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan,” tuturnya.

DLH juga berencana menghadirkan teknologi pengolahan sampah, khususnya limbah tulang ikan di pasar, sekaligus mengoptimalkan fungsi IPAL yang sudah tersedia.

Selain itu, DLH juga akan melakukan pendampingan kepada para pedagang agar tidak lagi membuang sampah ke laut.

“Saat ini kami sudah melakukan pendampingan kepada SPPG dan pelaku usaha. Tidak menutup kemungkinan pendampingan juga dilakukan kepada para pedagang dengan sosialisasi bahwa sisa makanan tidak harus dibuang ke laut,” ujar Musli. **