Temperatur – Satuan Tugas (Satgas) Barangka terus menggencarkan aksi pembersihan barangka dan kalimati di Kota Ternate, Kamis 15 Oktober 2026.
Kali ini, pembersihan menyasar Lingkungan Ngidi, Kelurahan Makasar Barat, menyusul persoalan sampah yang mencemari aliran air dan kawasan permukiman.
Aksi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah kebiasaan masyarakat membuang sampah ke barangka maupun kalimati.
Kepala DLH Kota Ternate, Musli Mohamad mengatakan, tumpukan sampah di saluran air tidak hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga berpotensi menyumbat aliran air dan menimbulkan persoalan lingkungan.
“Karena itu, pembersihan perlu diikuti perubahan perilaku masyarakat agar persoalan serupa tidak terus berulang,” kata Musli.
Ia menyebut, penanganan sampah tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan. Dukungan pemerintah kelurahan, RT/RW, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan tetap bersih.
Sebagai langkah lanjutan, DLH juga telah menyurati seluruh lurah di Kota Ternate terkait larangan membuang sampah di barangka dan kalimati.
“Pemerintah kelurahan diharapkan menindaklanjuti surat tersebut melalui sosialisasi, pengawasan, serta edukasi kepada warga,” tutur Musli.
Lurah bersama perangkat kelurahan dan RT/RW juga diharapkan memasang imbauan larangan di titik-titik rawan pembuangan sampah serta melaporkan pelanggaran yang ditemukan di wilayah masing-masing.
DLH menegaskan, larangan membuang sampah sembarangan bukan sekadar imbauan. Pelanggaran dapat ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Peraturan Daerah Kota Ternate Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah, dengan tetap mengikuti prosedur penegakan hukum yang berlaku.
Masyarakat pun diimbau membuang sampah pada tempatnya dan mengikuti mekanisme pelayanan persampahan yang telah ditetapkan, bukan menjadikan barangka atau kalimati sebagai tempat pembuangan.
Melalui aksi Satgas Barangka yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemkot Ternate berharap pencemaran akibat sampah dapat ditekan.
Kesadaran dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar barangka dan kalimati tetap bersih, aliran air tidak terganggu, serta lingkungan permukiman lebih sehat dan nyaman. **





Tinggalkan Balasan