Temperatur – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, Ricky Chairul Richfat, menghadiri prosesi wisuda Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Angkatan I yang dipusatkan di Desa Cemara Jaya, Kecamatan Wasile, dan Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Minggu 26 April 2026.
Peserta wisuda berjumlah 51 orang, terdiri atas 25 lansia dari Desa Dodaga, 26 lansia dari Desa Cemara Jaya.
Kegiatan ini menjadi momen penting, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas hidup para lanjut usia.
Sekda, Ricky Chairul Richfat, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam menggagas hingga menyukseskan program tersebut.
Sekda menyebut, Sekolah Lansia Tangguh merupakan langkah nyata dalam menghadirkan ruang belajar sekaligus pemberdayaan bagi para lansia.
“Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud kepedulian kita bersama agar para lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif,” kata sekda.

Menurutnya, lansia punya posisi penting dalam kehidupan sosial. Pengalaman dan kearifan para lansia merupakan aset berharga yang tidak tergantikan. Ia bahkan menyebut lansia sebagai sumber teladan.
“Kita harus mengubah cara pandang. Lansia bukan beban, melainkan sumber nilai dan teladan bagi generasi muda,” kata sekda.
Ia menuturkan, melalui Sekolah Lansia Tangguh, para lansia tidak hanya mendapat pengetahuan, tetapi juga ruang untuk berinteraksi, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta memperkuat peran sosial di tengah masyarakat.
Sekda mengaku bangga atas antusiasme para peserta yang mampu menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran hingga diwisuda.
“Hal ini menjadi bukti bahwa semangat belajar tidak dibatasi oleh usia. Apa yang ditunjukkan hari ini adalah pesan kuat bagi kita semua, bahwa belajar adalah perjalanan seumur hidup,” katanya.
Ia berharap, keberhasilan program di Desa Cemara Jaya dan Desa Dodaga menjadi contoh bagi desa-desa lain di Halmahera Timur.
Pemerintah daerah juga berkomitmen akan terus menghadirkan program yang berpihak pada lansia, baik di sektor kesehatan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi.
Sekda berpesan kepada para wisudawan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dibagikan kepada sesama lansia.
“Kami ingin para wisudawan menjadi lansia yang tangguh, mandiri, dan tetap memberi kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” harap sekda.**



Tinggalkan Balasan