Temperatur – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menghadiri Halal Bihalal di Desa Indong, Kecamatan Mandioli Utara, Rabu 25 Maret 2026.
Kehadiran Bupati disambut meriah oleh masyarakat setempat dengan tarian adat Lalayon sebagai bentuk penghormatan.
Turut hadir KH Dr. Rusli Amin, MA yang didapuk sebagai penceramah. Ia juga dikenal sebagai putra daerah (anak kampung) Desa Indong.
Bupati, Hasan Ali Bassam Kasuba dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para inisiator kegiatan yang telah menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Ia menyebut, momentum Halal Bihalal harus dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan pasca Hari Raya Idulfitri.

“Momentum ini harus kita jaga sebagai wadah saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat,” kata Bassam.
Ia juga menyoroti kondisi sosial yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah di Halmahera Selatan, khususnya di kawasan Bacan. Ia prihatin atas konflik yang sempat terjadi, bahkan pada malam takbiran.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena momen keagamaan seharusnya menjadi waktu untuk memperkuat kebersamaan, bukan justru diwarnai konflik.
Bassam menilai, salah satu penyebab munculnya konflik adalah mulai berkurangnya peran tokoh masyarakat sebagai figur teladan di lingkungan desa. Selain itu, pengaruh minuman keras serta penggunaan media sosial yang tidak bijak turut menjadi faktor pemicu.
“Generasi muda kita perlu dibina dengan baik. Harus ada figur yang bisa menjadi panutan, sekaligus pengawasan terhadap pengaruh negatif seperti miras dan penyalahgunaan media sosial,” tegasnya.

Bupati juga mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi agen perubahan di desa masing-masing dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan dan sosial demi menjaga keharmonisan.
Selain itu, Bupati turut memaparkan rencana pembangunan daerah, salah satunya peningkatan infrastruktur jalan di ibu kota kecamatan. Ia menyebut akses jalan menuju wilayah Indong, Bobo, dan Pelita telah masuk dalam proyeksi program pemerintah daerah.
Menurutnya, pembangunan akses tersebut sangat penting untuk menunjang konektivitas wilayah, terutama dalam mendukung aktivitas pelabuhan di kawasan Bobo.
“Pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap. Saat ini masih terdapat beberapa kendala, seperti persoalan lahan yang perlu diselesaikan terlebih dahulu,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta mendoakan agar daerah tetap aman dan kondusif.
“Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus membangun daerah ini ke arah yang lebih baik,” tukasnya.
(ebz)




Tinggalkan Balasan