Temperatur – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar pada 2027 untuk mendukung pembangunan sumur bor dalam rangka pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, mengatakan pengembangan layanan air bersih di wilayah ketinggian menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah, sejalan dengan target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Hal itu disampaikan Thamrin setelah peresmian Sistem Penyediaan Air Minum di Kelurahan Moya, Rabu 12 Agustus 2026.
Menurutnya, Bappelitbangda berperan dalam mengoordinasikan perencanaan pembangunan agar program yang dijalankan dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
“Tantangan besar dari rekan rekan Perumda Ake Gaale pada wilayah ketinggian belum terlayani misalnya Foramadiahi, Gambesi dan Sasa itu menjadi fokus berikutnya,” ujarnya.
Thamrin mengatakan, upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian target pelayanan air bersih sebagaimana yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kota Ternate.
“Sehingga dalam RPJMD 5 tahun capaian target terpenuhi. Tahun depan kami akan menganggarkan Rp1 miliar untuk SPAM dan titiknya berapa Tanah Tinggi Barat dan Maliaro puncak, untuk menjawab yang selama ini krisis air,” katanya.
Ia menambahkan, anggaran melalui APBD 2027 akan diarahkan untuk pembangunan sumur bor baru yang selanjutnya disinergikan dengan program Perumda Ake Gaale. Pemerintah daerah juga akan berupaya membuka peluang pembiayaan lain untuk mendukung pengembangan SPAM.
“APBD tahun 2027 segera digelontorkan sumur bor baru dengan ini sinergikan RPJMD kota Ternate dan program yang ada di Perumda Ake Gaale. Bahkan kami juga berupaya mencari pembiayaan lewat dana alokasi khusus untuk SPAM baik Provinsi maupun pusat,” pungkasnya. **



Tinggalkan Balasan