Temperatur – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mendorong penambahan anggaran untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Pulau Makian melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.
Tambahan anggaran tersebut dibutuhkan untuk menyelesaikan sejumlah fasilitas penunjang pelayanan kesehatan, di antaranya area parkir kendaraan dan pagar rumah sakit.
Kepala Dinkes Halsel, Asia Hasyim, mengatakan hal itu usai menghadiri rapat paripurna DPRD Halmahera Selatan, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, jika sejumlah fasilitas tersebut tidak diselesaikan, RSP Pulau Makian yang dibangun sejak 2023 itu dikhawatirkan belum bisa dioperasikan.
Karena itu, pihaknya akan mendorong alokasi anggaran tambahan pada APBD 2027 untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih tersisa, termasuk pemasangan paving pada area parkir, pembangunan pagar, serta fasilitas kesehatan lainnya.
Asia mengaku belum mengetahui secara pasti total anggaran yang dibutuhkan untuk menuntaskan pembangunan RSP Pulau Makian. Namun, mantan Direktur RSUD Labuha itu memperkirakan kebutuhan anggaran tidak mencapai puluhan miliar rupiah.
“Kurang lebih Rp9 miliar. Nanti kita cek lokasi dan melihat fasilitas apa saja yang perlu diselesaikan,” ujarnya.
Asia memastikan RSP Pulau Makian tidak akan dibiarkan menjadi bangunan tanpa penghuni. Pihaknya akan terus mendorong pemenuhan fasilitas agar rumah sakit tersebut segera dapat dioperasikan.
Ia juga menyebutkan, sejumlah dokter telah disiapkan untuk bertugas di RSP Pulau Makian. Begitu pula dengan tenaga medis lainnya yang akan mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
“Dokter sudah ada yang disiapkan, begitu juga tenaga medis lainnya,” pungkasnya.
ebamz




Tinggalkan Balasan