Temperatur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim) terus mendorong optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menangkap peluang ekonomi dari perkembangan investasi dan aktivitas industri di daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, saat memimpin rapat bersama jajaran Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Perdana Cipta Mandiri (PCM).

Rapat yang berlangsung di Kantor Perumda PCM tersebut membahas peluang, strategi, serta langkah konkret pengembangan kerja sama antara Perumda PCM dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Kabupaten Halmahera Timur.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Dewan Pengawas Ardiansyah Majid, Anggota Dewan Pengawas Mukhlis Husin, Direktur Utama Ir. Tartum, Direktur Operasional Mamat Jalil, serta Direktur Umum Dium Said Mustafa.

Sekda Ricky Chairul Richfat menegaskan bahwa pertumbuhan investasi dan pembangunan kawasan industri di Halmahera Timur harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi daerah. Karena itu, keberadaan Perumda PCM perlu dioptimalkan agar dapat mengambil bagian dalam berbagai peluang usaha yang tumbuh seiring meningkatnya aktivitas industri.

Menurut Sekda, Perumda PCM tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan investasi. Sebaliknya, perusahaan daerah tersebut harus tampil sebagai pelaku usaha yang aktif, membangun kemitraan strategis, menawarkan produk dan jasa, serta menangkap peluang bisnis yang sesuai dengan kapasitas dan potensi perusahaan.

“Perumda harus mampu membaca peluang dan menjemput kerja sama. Jangan sampai aktivitas industri berkembang begitu pesat, tetapi perusahaan daerah kita tidak mengambil bagian di dalamnya. Karena itu, Direksi harus proaktif membangun komunikasi dan melakukan pendekatan langsung kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri,” ujarnya.

Sekda Ricky juga meminta jajaran Direksi Perumda PCM untuk mengidentifikasi kebutuhan perusahaan-perusahaan industri secara menyeluruh. Langkah ini penting untuk mengetahui sektor usaha dan jenis layanan yang berpotensi dikerjasamakan, sekaligus menjadi dasar dalam menyusun penawaran bisnis yang konkret, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa setiap peluang kerja sama harus dipersiapkan secara matang dan profesional. Persiapan tersebut mencakup kajian kelayakan bisnis, kesiapan sumber daya manusia, kemampuan operasional, kepastian aspek legalitas, hingga penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Menurutnya, profesionalisme dan kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi faktor penting bagi Perumda PCM untuk membangun kepercayaan serta menjalin kemitraan yang berkelanjutan dengan para pelaku industri.

Sekda berharap Perumda Perdana Cipta Mandiri dapat berkembang menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian lokal, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperluas kesempatan usaha, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Halmahera Timur.

Untuk menindaklanjuti arahan tersebut, jajaran Dewan Pengawas dan Direksi Perumda PCM diharapkan segera menyusun peta peluang usaha, menginventarisasi kebutuhan perusahaan industri, menyiapkan proposal penawaran kerja sama, serta membangun komunikasi dan negosiasi bisnis secara intensif dengan calon mitra.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur ingin memastikan bahwa pertumbuhan kawasan industri tidak hanya memberikan keuntungan bagi investor, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi daerah dan masyarakat.

Dengan demikian, Perumda PCM diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam ekosistem industri, sehingga potensi investasi yang berkembang di Halmahera Timur dapat dikonversi menjadi peluang usaha, peningkatan PAD, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

**