Temperatur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel), menempati peringkat 3 wilayah Maluku Utara pada skor penilaian Indeks Pencegahan Korupsi atau Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2025 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Pemkab halsel memperoleh skor 80 persen dalam penilaian tersebut. Ini merupakan catatan prestasi yang baik bagi Pemkab Halsel dalam kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin.

“Capaian MCP KPK yang kita raih saat ini merupakan bukti komitmen pak bupati dan pak wakil dalam menciptakan kinerja pemerintah daerah yang bersih,” kata Kepala BPKAD Halsel, Farid Husen kepada wartawan, Jumat 5 Desember 2025.

Ia menjelaskan, dalam proses penilaian MCP, ada delapan area intervensi yang dinilai oleh KPK: meliputi Perencanaan, Penganggaran, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Publik, Pengawasan APIP, Manajemen ASN, Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Optimalisasi Pajak.

”Dari total 8 area intervensi KPK, halsel masuk urutan ke tiga dengan skor nilai 80 persen. Artinya, halsel masih masuk zona hijau,” jelas Farid Husen.

Bupati Bassam Kasuba menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan OPD atas kekompakanya dalam merespon dan memberikan data kepada KPK dalam rangka penilaian KPK.

“Saya berharap capaian ini bisa dipertahankan dan kembali menirehkan hasil yang lebih baik di tahun 2026,” tandas Bupati Bassam.

 

 

(bmz)

temperatur.id
Editor