Temperatur.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkba) Halmahera Timur (Haltim) akan menyerahkan bantuan ratusan perumahan kepada masyarakat penerima manfaat.
Terdiri dari 103 unit rumah baru, 58 unit rumah rehab dan 26 unit rumah sehat sederhana, yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.
Penyerahan bantuan rumah dilakukan bertepatan dengan HUT Haltim ke-23.
Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan rumah layak huni.
Sekaligus merupakan bagian dari visi dan misi pembangunan daerah, yang terus dilanjutkan pada periode kedua kepemimpinan Bupati Ubaid Yakub dan Wakil Bupati Anjas Taher.
“Program ini dari periode pertama juga sudah dilakukan dan kini kembali diperluas untuk menjangkau lebih banyak masyarakat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat.
Total anggaran yang dialokasikan untuk program rumah layak huni tahun ini kurang lebih Rp15 miliar.
Anggaran itu untuk pembangunan yang tersebar di 10 kecamatan dalam dua bentuk program utama.
Program pertama: yakni pembangunan rumah baru yang dikerjakan mulai dari tahap awal hingga selesai dan siap ditempati oleh masyarakat penerima manfaat. Di setiap kecamatan pemerintah membangun lima unit rumah baru bagi warga yang dinilai membutuhkan hunian layak.
“Satu program itu untuk rumah yang betul-betul dibangun dari nol sampai selesai. Di masing-masing kecamatan ada lima unit rumah,” kata sekda.
Kedua: program rehabilitasi rumah bagi masyarakat yang rumahnya sudah ada, tapi masih butuh perbaikan pada sejumlah bagian penting. Bantuan rehabilitasi tersebut mencakup perbaikan fasilitas dasar seperti MCK, dapur sehat, serta beberapa bagian rumah lainnya yang dinilai belum layak.
“Ada juga bantuan rehab rumah. Rumah yang sudah jadi kemudian ada kekurangan direhab seperti MCK-nya, dapurnya dan sebagainya,” jelas sekda.
Untuk program rehabilitasi rumah, jumlah penerima manfaat di setiap kecamatan bervariasi, mulai dari 15 unit hingga mencapai 25 unit rumah.
“Itu masing-masing kecamatan ada 15 sampai 20 rumah, bahkan ada yang sampai 25 rumah,” tambahnya.
Menurut sekda, program ini merupakan inisiatif pemerintah daerah dan tidak termasuk usulan pokok pikiran (pokir) DPRD.
Sekda memastikan, program rumah layak huni akan terus dilanjutkan dalam lima tahun ke depan sebagai bagian dari program prioritas pemerintah daerah.
Bahkan, pemerintah daerah menargetkan sekitar 1.000 unit rumah akan direhabilitasi dan sekitar 200 unit rumah baru akan dibangun selama periode program berjalan. **



Tinggalkan Balasan