Temperatur – Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara (Malut), Sarbin Sehe, secara resmi membuka gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara Tahun 2026 di Kabupaten Pulau Morotai, Senin 6 Juli 2026.
Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa secara bersama dengan Bupati Morotai Rusli Sibua, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, Wakil Bupati Morotai Rio Pawane, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Malut Nany Riana Pakaya dan Ketua Panitia POPDA XII Maluku Utara, M. Sukur Lila.
Wagub Sarbin mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai beserta masyarakat sebagai tuan rumah POPDA XII. Kata wagub, keberhasilan sebuah ajang olahraga tidak hanya diukur dari prestasi atlet, tetapi juga kualitas penyelenggaraan dan sportivitas.
Wagub mengajak seluruh pihak untuk menghormati setiap keputusan dewan hakim dan juri selama pertandingan berlangsung. Sembari mengingatkan dewan hakim dan juri agar menjunjung tinggi profesionalitas, kejujuran, dan sportivitas sehingga seluruh pertandingan berlangsung adil dan bermartabat.
Untuk para atlet, wagub berpesan agar menjadikan POPDA sebagai ajang mempererat persaudaraan antardaerah. Rivalitas hanya terjadi selama pertandingan. Setelah kompetisi, semua kontestan harus menjadi bagian dari keluarga besar Maluku Utara.
Ketua Panitia Penyelenggara POPDA XII, Sukur Lila menyampaikan, POPDA bukan sekadar kompetisi olahraga antarpelajar, tetapi menjadi puncak pembinaan atlet usia sekolah sekaligus wadah mempererat persaudaraan antargenerasi muda di Maluku Utara.
Ditunjuknya Kabupaten Pulau Morotai sebagai tuan rumah bukan hanya agenda olahraga, melainkan momentum untuk merekatkan persaudaraan antarpelajar se-Maluku Utara sekaligus mempromosikan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata sejarah dan bahari.
“POPDA juga menjadi sarana mengevaluasi hasil pembinaan olahraga prestasi di setiap kabupaten kota. Kejuaraan ini diharapkan bisa menjaring atlet-atlet potensial yang dipersiapkan mewakili Maluku Utara pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas),” kata Sukur Lila.
Di sisi lain, penyelenggaraan POPDA diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Pulau Morotai melalui meningkatnya aktivitas usaha selama pelaksanaan kejuaraan.
Sukur mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding serta menjaga persaudaraan antarkontingen.
Sebagai informasi, POPDA XII mempertandingkan sembilan cabang olahraga: atletik, sepak bola, bola voli, bola basket, pencak silat, karate, taekwondo, tinju, dan bulutangkis.
Pertandingan digelar di sejumlah venue yang tersebar di wilayah Kabupaten Pulau Morotai.
Berdasarkan data panitia, kontingen terbesar berasal dari Kabupaten Halmahera Utara dengan 169 orang, disusul Halmahera Selatan sebanyak 144 orang dan tuan rumah Pulau Morotai sebanyak 141 orang. Secara keseluruhan, POPDA XII diikuti 875 atlet, 129 pelatih, serta 139 ofisial atau total 1.143 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara.
Pendanaan kegiatan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku Utara, APBD Kabupaten Pulau Morotai sebagai tuan rumah, dan sponsor serta sumber lain yang sah serta tidak mengikat. **

Tinggalkan Balasan