Temperatur – Kontingen atlet peserta Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Maluku Utara dari kabupaten kota mulai tiba di Kabupaten Pulau Morotai, Minggu 5 Juni 2026.
Ajang olahraga tingkat pelajar paling akbar di Maluku Utara itu secara resmi akan dibuka pada 7 Juli 2026, besok.
Kontingen bertolak ke Morotai melalui dua jalur. Sejumlah daerah memilih jalur darat dengan memanfaatkan penyeberangan feri menuju Morotai. Masing-masing Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Halmahera Utara (Halut).
Sementara kontingen dari Kota Ternate, Kabupaten Pulau Taliabu, Kepulauan Sula, dan sebagian Kota Tidore Kepulauan bertolak lewat jalur laut menggunakan KM Aksar Saputra serta Holly Mary melalui Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.
Rombongan dari setiap daerah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panitia POPDA XII Malut M. Sukur Lila, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Malut Nany Riana Pakaya.
Sukur Lila menyampaikan, panitia provinsi sengaja mendampingi perjalanan kontingen untuk memastikan seluruh proses keberangkatan ke Morotai berjalan lancar.
Ia menyebut, kontingen dari Kota Ternate, Pulau Taliabu, dan sebagian Kota Tidore sore ini berangkat menggunakan KM Aksar menuju Pulau Morotai.
“Kami dari panitia provinsi ikut bersama rombongan untuk memastikan seluruh persiapan dan perjalanan berjalan dengan baik,” kata Syukur, Senin 6 Juli 2026.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 1.029 peserta akan berlaga pada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan dalam POPDA XII.
Sukur menyebut, secara umum seluruh persiapan penyelenggaraan di Kabupaten Pulau Morotai telah memasuki tahap akhir. Venue pertandingan hingga kebutuhan teknis lainnya telah disiapkan panitia lokal.
“Venue sudah siap. Saat tiba di Morotai, kami akan melakukan pengecekan terakhir untuk memastikan seluruh kesiapan di lapangan, termasuk penempatan masing-masing kontingen,” katanya.
Panitia juga telah menyiapkan akomodasi bagi seluruh peserta. Karena keterbatasan kapasitas hotel di Pulau Morotai, panitia bekerja sama dengan masyarakat setempat dengan memanfaatkan homestay sebagai tempat menginap atlet dan official.
Khusus cabang olahraga sepak bola, panitia menyiapkan sejumlah rumah warga di kawasan Sabatai Tua.
Langkah tersebut dilakukan agar para atlet dapat menginap lebih dekat dengan lokasi pertandingan yang digelar di dua lapangan di wilayah tersebut.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan operator feri lintasan Tobelo–Morotai untuk memastikan kelancaran penyeberangan kontingen yang menggunakan jalur darat, termasuk rombongan dari Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah dan Halmahera Utara.
Panitia menargetkan seremoni pembukaan dihadiri oleh Gubernur Sherly Tjoanda atau Wakil Gubernur Sarbin Sehe, menyesuaikan agenda keduanya.
Sepak bola menjadi salah cabang olahraga yang lebih dahulu dipertandingkan setelah seremoni pembukaan. **

Tinggalkan Balasan