Temperatur — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Pelatihan Wirausaha Muda Pemula bagi Pramuka Penegak Kabupaten Halmahera Timur Tahun 2026.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Halmahera Timur, Anjas Taher, dan dihadiri jajaran Forkopimda, Dinas Pendidikan, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Halmahera Timur, para narasumber, pembina, serta puluhan peserta.

Pelatihan ini bertujuan membekali generasi muda, khususnya Pramuka Penegak, dengan pengetahuan dan keterampilan dasar kewirausahaan. Selain itu, kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kemandirian, kreativitas, inovasi, serta semangat gotong royong sebagai modal penting dalam membangun perekonomian daerah.

Dalam laporan panitia penyelenggara disebutkan, kegiatan tersebut diikuti 32 peserta yang merupakan perwakilan Pramuka Penegak dari berbagai Kwartir Ranting se-Kabupaten Halmahera Timur.

Para peserta telah melalui proses seleksi untuk memastikan mereka memiliki minat dan motivasi dalam mengembangkan kemampuan di bidang kewirausahaan.

Pramuka dan Semangat Kemandirian

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Halmahera Timur Anjas Taher mengatakan, Gerakan Pramuka tidak hanya berperan dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, terampil, dan memiliki rasa cinta tanah air, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian dan kegotongroyongan.

“Gerakan Pramuka ini tidak hanya membentuk kita menjadi pribadi yang disiplin, terampil, dan cinta tanah air. Lebih dari itu, Pramuka juga menanamkan semangat kemandirian dan kegotongroyongan sebagai nilai-nilai fondasi berwirausaha.”

Anjas juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

Ia menekankan pentingnya memahami terlebih dahulu konsep dasar kewirausahaan sebelum membangun dan mengembangkan sebuah usaha.

“Jangan sampai orang bilang, ‘Oh, ini ikut pelatihan kewirausahaan tapi tidak tahu apa itu wirausaha.’ Jadi, pahami dulu konsep dasarnya. Setelah konsep dasar dipahami, baru kita konstruksi bagaimana usaha itu dibangun,” ujarnya.

Menurutnya, pemahaman terhadap konsep dasar kewirausahaan menjadi hal penting agar peserta tidak sekadar mengikuti pelatihan, tetapi mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Didukung APBD 2026

Pelaksanaan Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Pramuka Penegak ini didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Halmahera Timur Tahun Anggaran 2026 melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.

Panitia penyelenggara berkomitmen mengelola dukungan anggaran tersebut secara efisien, transparan, dan akuntabel guna menunjang seluruh kebutuhan dan fasilitas pelatihan.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah, tetapi mampu tampil sebagai agen perubahan (agent of change), menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja, serta menjadi motor penggerak perekonomian keluarga dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan generasi muda Pramuka yang memiliki jiwa kewirausahaan, kreatif, inovatif, tangguh, dan mandiri, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi di Kabupaten Halmahera Timur. **