Temperatur – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate memastikan akan membayar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, sebelum libur lebaran.
Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, setelah pihaknya menerima Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian THR dan Gaji Ketiga Belas Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiunan, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026.
Dalam kebijakan tahun ini, sekda menegaskan bahwa PPPK paruh waktu di lingkungan Pemkot Ternate mendapatkan perlakuan yang setara dengan PPPK penuh waktu terkait hak penerimaan THR. Hal ini telah diakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Spesialnya di sini adalah PPPK paruh waktu. Di APBD sudah kami anggarkan agar mereka diberlakukan sama dengan teman-teman yang sudah penuh waktu,” kata Rizal, Rabu 11 Maret 2026.
Langkah percepatan pembayaran THR ini dilakukan setelah adanya konfirmasi terkait Kurang Bayar Dana Bagi Hasil (KB DBH) dari pemerintah pusat. Dana tersebut merupakan selisih antara jumlah DBH yang seharusnya diterima daerah dengan realisasi penyaluran pada tahun anggaran sebelumnya.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Plt Kepala BPKAD, Pak Amir, untuk segera melakukan pembayaran begitu dana KB DBH tersalurkan ke kas daerah,” tuturnya.
Sekda memastikan proses pencairan THR bagi ASN, termasuk PPPK paruh waktu, paling lambat akan dilakukan pada Senin atau Selasa mendatang. Namun, ia tidak menutup kemungkinan pencairan dapat dilakukan lebih awal jika seluruh proses administrasi rampung dengan cepat.
“Kalau sudah bisa besok (Kamis) atau Jumat, itu lebih bagus. Tapi paling lambat Senin atau Selasa depan karena layanan perbankan, termasuk BPRS, rata-rata sudah libur di hari Rabu,” tambahnya.
Selain THR, sekda yang juga sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Ternate ini menjamin hak-hak tenaga pendidik terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG) akan segera dibayarkan.
Meskipun sempat terjadi keterlambatan teknis, ia menekankan bahwa anggaran TPG yang sudah masuk akan segera didistribusikan kepada para guru.
“Sebagai Ketua PGRI, saya akan tetap memperjuangkan hak-hak guru. Saya jamin TPG akan terbayar sebelum Hari Raya sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandas sekda.
(raz)



Tinggalkan Balasan