Temperatur.id – Ketersediaan blanko kerap menjadi kendala dalam proses penerbitan administrasi kependudukan, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim).
Meski begitu, pemda setempat tetap berupaya agar pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat dengan alasan apa pun.
Hal itu ditekankan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat. Menurutnya, pelayanan adalah prioritas.
Diketahui bahwa pengadaan blangko dilakukan langsung oleh pemerintah pusat. Pada posisi itu bisa saja terjadi keterlambatan.
Tapi kata Ricky, bupati telah menginstruksikan Kepala Disdukcapil agar pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan maksimal.
“Setiap keluhan masyarakat terkait pelayanan Dukcapil akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” katanya.
Ricky memastikan evaluasi terhadap pelayanan akan dilakukan apabila masih ditemukan persoalan yang terus berulang di lapangan.
“Apabila nanti ada keluhan dari masyarakat, itu juga menjadi catatan,” ujarnya.
Di samping itu, salah satu persoalan yang hingga kini masih dihadapi Disdukcapil Haltim adalah belum terisinya sejumlah jabatan struktural di internal dinas tersebut. Kondisi itu, mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat.
Pengisian sejumlah jabatan tersebut masih menunggu rekomendasi dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Karena masih menunggu rekomendasi dari kementerian dalam hal ini Dirjen Dukcapil Kemendagri maupun dari BKN,” jelas Ricky.
Menurutnya, bupati juga telah memberi peringatan keras terhadap jajaran Disdukcapil agar terus meningkatkan kualitas pelayanan. Jika tidak, maka akan dievaluasi menyeluruh jika keluhan dari masyarakat terus berlangsung.
“Pak Bupati sudah mewanti-wanti dan memberikan peringatan keras bahwa apabila masih terjadi lagi, pemerintah tidak segan-segan melakukan evaluasi,” tegasnya. **



Tinggalkan Balasan