Temperatur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) resmi meluncurkan aksi perubahan berorientasi digital bernama GERAK EPID (Gerak Efektivitas Penggerak Instruktur Daerah) yang difokuskan pada Gerakan Koordinasi Pendidikan Digital.

Program inovatif ini diluncurkan langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, berlokasi di Gedung Aula Kantor Bupati Halsel pada Senin, 20 Juli 2026.

Inisiatif aksi perubahan ini digagas oleh Reformer Ate Nurhayati, M.Pd. (NDH 31) sebagai solusi atas tantangan pengawasan pendidikan di daerah.

Latar Belakang dan Alasan Pelaksanaan

Kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat yang berdampak pada pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) berimbas signifikan pada anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan. Kondisi ini memaksa dibubarkannya 30 Koordinator Wilayah (Korwil) yang tersebar di 30 kecamatan.

Padahal, keberadaan 30 Korwil tersebut merupakan “mata dan telinga” bagi Dinas Pendidikan dalam menjalankan fungsi monitoring dan evaluasi (monev) sekolah di seluruh wilayah. Pembubaran Korwil sempat membuat fungsi monev terhenti. Hal inilah yang menjadi latar belakang utama dibentuknya gerakan GERAK EPID.

Skema Pelaksanaan dan Manfaat Program

Untuk mengatasi masalah pengawasan tersebut, GERAK EPID menghadirkan sistem koordinasi berbasis digital menggunakan website dan media online. Dalam pelaksanaannya, program ini didukung penuh oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang tersebar di 30 kecamatan.

Reformer Ate Nurhayati, M.Pd. menjelaskan bahwa inovasi digital ini membawa dampak positif bagi berbagai pihak:

Bagi Dinas Pendidikan: Proses monitoring dan evaluasi sekolah menjadi jauh lebih mudah, efisien, serta pengumpulan data pendidikan dapat diperoleh secara cepat karena tersedia terpusat di website.

Bagi MKKS: Fungsi koordinasi antar kepala sekolah semakin optimal dan komunikasi antar instansi menjadi lebih terarah.

Dengan diluncurkannya GERAK EPID, diharapkan koordinasi dan kualitas pengawasan pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan tetap berjalan optimal meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

 

(ebz)