Temperatur – Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terus berupaya memperkuat komitmen masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat di tingkat desa.

Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Simulasi Desa Pembudayaan Hidup Sehat sekaligus sosialisasi Instruksi Bupati terkait penetapan desa percontohan pembudayaan hidup sehat.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Gugus GANE pada 23–27 Agustus 2026, sedangkan pelaksanaan di Gugus MAKAYOA berlangsung pada 31 Agustus hingga 3 September 2026.

Mendorong Kemandirian melalui Germas

Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasyim, M.Kes., melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Aslima Kasuba, mengatakan program ini merupakan wujud nyata implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) secara langsung di lingkungan desa.

Aslima menjelaskan bahwa melalui simulasi dan sosialisasi tersebut, Dinas Kesehatan mendorong terciptanya komitmen bersama serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

“Langkah ini diambil guna mewujudkan masyarakat Halmahera Selatan yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” kata Aslima, Kamis (27/8/2026),

Targetkan Delapan Desa Percontohan Setiap Tahun

Menurut Aslima, terbitnya Instruksi Bupati mengenai penetapan desa percontohan diharapkan menjadi dasar hukum sekaligus pijakan kuat dalam mendorong pembudayaan hidup sehat. Gugus GANE dan MAKAYOA diproyeksikan menjadi lokomotif perubahan sekaligus model percontohan bagi desa-desa lain dalam membangun kemandirian kesehatan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan keterwakilan desa dari 30 kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Target tahunan sebanyak delapan desa percontohan akan ditetapkan setiap tahunnya,” ungkapnya.

Selain penetapan desa percontohan, program ini juga dilengkapi mekanisme evaluasi melalui lomba pembudayaan hidup sehat. Program tersebut dirancang untuk berjalan secara konsisten selama lima tahun masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa, pembudayaan hidup sehat diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga berkembang menjadi gaya hidup baru masyarakat Halmahera Selatan.

“Melalui sinergi pemerintah daerah dan warga desa, pembudayaan hidup sehat diharapkan tidak berhenti sebagai agenda rutin, tetapi menjadi gaya hidup baru masyarakat Halmahera Selatan,” pungkasnya.

 

ebz