Temperatur – Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman Wakil Wali Kota, Nasri Abubakar, dan Sekda Rizal Marsaoly hadir pada acara Pengabdian Masyarakat Bumi Three Point Zero (BUMI 3.0) di Puskesmas Kalumpang, Kota Ternate, Kamis 31 Juli 2025.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Iluni Fakultas Kedokteran Univeritas Indonesia Tahun 2000/2001 atau yang dikenal dengan Kompak Medika 94 (KOMET 94) dalam rangka Dies Natalis ke-75 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengucapkan selamat ulang tahun bagi FKUI.

“Sebuah tonggak sejarah panjang pengabdian FKUI dalam mencetak tenaga medis yang profesional, berdedikasi dan saya juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi nyata FKUI di tengah-tengah masyarakat Ternate melalui berbagai kegiatan kesehatan hari ini,” kata wali kota saat sambutan.

Wali kota menyebut, kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata dari kepedulian sosial, tetapi juga cerminan dari semangat kolaborasi, solidaritas, dan pengabdian Iluni FKUI terhadap masyarakat di daerah.

“Kehadiran Iluni FKUI di tengah-tengah kami bukan hanya sebuah kunjungan kehormatan, melainkan bentuk nyata dari semangat kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan sosial dan lingkungan yang kita hadapi bersama,” tutur wali kota.

Menurutnya, BUMI Three Point Zero (3.0) bukan sekadar rangkaian kegiatan kesehatan, tetapi sebuah model kolaborasi nyata antara akademisi, praktisi kesehatan, dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat secara langsung, terukur, dan berkelanjutan.

“Sehingga saya sangat mengapresiasi kegiatan yang akan dilakukan hari ini, mulai dari penyuluhan tentang stunting, IVA test, penyuluhan kanker payudara dan kanker serviks, skrining dan edukasi TBC, konsultasi kesehatan terintegrasi, hingga donor darah merupakan wujud konkret dari semangat BUMI Three Point Zero (3.0), Bersama Untuk Masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Sesuai dengan Tema Dies Natalis tahun ini, “Bersama untuk Masyarakat Indonesia BUMI Three Point Zero (3.0),” sangat relevan dan mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Upaya ini menurut wali kota sangat sejalan dengan komitmen pemkot Ternate untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memperkuat deteksi dini penyakit, serta memperluas akses layanan kesehatan yang adil dan merata.

“Masalah stunting, misalnya, masih jadi tantangan serius di banyak wilayah, termasuk di Ternate. Intervensi edukatif dan preventif seperti ini sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi seimbang dan perawatan sejak dini bagi anak-anak,” katanya.

Begitu pula dengan kanker serviks dan kanker payudara, yang menjadi penyebab kematian tertinggi bagi perempuan.

Deteksi dini melalui IVA Test dan edukasi kesehatan sangat penting untuk menyelamatkan nyawa. Hal yang sama juga berlaku untuk TBC, yang masih menjadi masalah kesehatan menular yang membutuhkan pemantauan dan penanganan lintas sektor.

Serta konsultasi kesehatan terintegrasi dan donor darah, karena kesehatan bukan hanya urusan rumah sakit dan tenaga medis, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Oleh karena itu, saya ingin mengajak seluruh warga Kota Ternate untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, dan menjadikannya sebagai momentum untuk hidup lebih sehat dan lebih sadar akan pentingnya pencegahan penyakit,” ujar wali kota.

Kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi peringatan simbolis, tetapi juga menjadi warisan nilai untuk generasi selanjutnya, bahwa keberhasilan dalam profesi harus sejalan dengan tanggung jawab sosial terhadap bangsa dan negara.

“Selamat ulang tahun ke-75 untuk FKUI. Semoga semakin berjaya, semakin mengakar di masyarakat, dan terus melahirkan generasi dokter yang cerdas secara akademik, serta hadir di tengah masyarakat,” tukas wali kota.

 

(red)

 

temperatur.id
Editor