Temperatur – Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Halmahera Timur (Haltim) terus berupaya mengejar capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang hingga Juli kemarin persentasenya masih rendah.
Data Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara per Juli, capaian CKG Kabupaten Halmahera Timur masih 18,07 persen dan berada di posisi ketujuh se Maluku Utara.
Kondisi itu menjadi perhatian serius dan butuh strategi terukur agar persentasenya bisa naik. Tentu itu bukan hal yang tidak mungkin, mengingat pada pelaksanaan CKG 2025, Halmahera Timur mampu berada pada posisi tiga di tingkat provinsi.
“Di tahun 2025 cek kesehatan gratis Haltim berada di tiga besar. Karena itu, sekarang kami minta 16 puskesmas kembali melakukan penetrasi CKG ke masyarakat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Cahirul Richfat.
Meski begitu, kata Ricky, rendahnya capaian CKG bukan hanya karena masalah pelayanan di puskesmas, tetapi juga berkaitan dengan kebiasaan masyarakat yang belum menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai kegiatan rutin.
Menurutnya, masih ada masyarakat yang menganggap CKG cukup dilakukan satu kali dalam setahun. Ketika sebelumnya sudah pernah melakukan pemeriksaan, warga kemudian merasa tidak perlu kembali mengikuti program tersebut.
Atas kondisi itu, dinas kesehatan kini lebih meningkatkan sosialisasi di tingkat puskesmas hingga ke masyarakat.
“Sosialisasi menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui adanya program CKG, tetapi juga memahami manfaat pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai langkah deteksi dini,” tutur Ricky.
Ia optimistis capaian CKG Haltim bisa meningkat dalam beberapa bulan ke depan dengan target bisa kembali masuk tiga besar seperti tahun 2025.
Ricky berharap seluruh puskesmas lebih aktif dalam menjangkau masyarakat yang belum memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis. **



Tinggalkan Balasan