Temperatur – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) kembali melaksanakan uji kompetensi atau ukom terhadap ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ukom penilaian potensi dan kompetensi ASN ini menggunakan Mobile Assisted Competency Test (MACT). Dilakukan terhadap pejabat eselon II, III, IV serta pejabat fungsional dan pelaksana.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam memperkuat sistem merit dan meningkatkan kualitas tata kelola sumber daya manusia (SDM) aparatur.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malut, Zulkifli Bian mengatakan, uji kompetensi ini diikuti pejabat eselon II, III, IV, dan pegawai fungsional dan pelaksana yang memenuhi syarat kepangkatan.

Penyelenggaraan penilaian ini ditujukan untuk mempercepat penyediaan data potensi dan kompetensi ASN dalam menerapkan manajemen talenta dan sistem merit di pemprov Maluku Utara.

Zulkifli menyebut, penilaian potensi dan kompetensi ini menggandeng ULPKPSDM Fisip Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Pelaksanaannya dipusatkan di SMK Negeri 1 Kota Ternate selama tiga hari, mulai Rabu hari ini secara berangsur,” kata Zulkifli, Rabu, 8 Oktober 2025.

Ia memaparkan, sebanyak 350 ASN akan mengikuti uji kompetensi gelombang kedua ini, setelah sebelumnya terdapat 598 pegawai telah mengikuti tes serupa.

Menurutnya, melalui metode MACT, setiap ASN akan dinilai berdasarkan kompetensi manajerial, sosio-kultural, literasi digital, hingga kemampuan emerging skills. Hasil tes ini akan menjadi dasar dalam promosi jabatan, rotasi, dan pengembangan karier di lingkungan Pemprov Maluku Utara.

Zulkifli menegaskan, uji kompetensi berbasis digital ini penting untuk memastikan pembinaan ASN dilakukan secara objektif, terukur, dan transparan.

“Tujuannya agar setiap ASN memiliki profil kompetensi yang jelas. Dengan begitu, penataan jabatan dan pengembangan karier dapat dilakukan berdasarkan kemampuan, bukan kedekatan,” tegasnya.

Lebih jauh, Zulkifli menyebut, Pemprov berharap pelaksanaan MACT menjadi langkah nyata menuju birokrasi yang kompeten, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas.

“Kami ingin memastikan ASN Maluku Utara siap menghadapi tuntutan kerja modern dan adaptif terhadap perubahan,” tutup Sekretaris BKD ini.

 

(red)

temperatur.id
Editor