Temperatur – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menekankan bahwa penataan dan penertiban kawasan ekonomi perlu dilakukan secara humanis dan persuasif.

Hal itu disampaikan saat ia memberi arahan dalam proses penataan kawasan ekonomi di Terminal Gamalama dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Kamis 29 Januari 2025.

Wali Kota mengatakan penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik, khususnya di kawasan terminal dan pasar.

“Penataan ini penting untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna pasar, pemanfaat terminal, serta masyarakat secara umum yang menginginkan kota tertib dan nyaman,” kata wali kota.

Proses penataan kawasan ekonomi ini melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Sebelum ini, telah dilaksanakan rapat koordinasi terbatas untuk menyepakati langkah-langkah penataan di lapangan.

Wali kota meminta Satpol PP dan OPD teknis untuk memantau langsung kondisi di sejumlah titik serta memastikan ruang publik yang tidak sesuai fungsi dapat dikembalikan seperti semula. Penataan harus dilakukan dengan pendekatan edukatif dan tidak kontraproduktif.

“Laksanakan dengan cara yang sangat persuasif, humanis, dan edukatif. Ini dilakukan untuk kepentingan bersama, termasuk masyarakat yang terdampak langsung,” pesannya.

“Penataan kota akan terus berjalan. Saya berharap komitmen ini dijaga agar Kota Ternate semakin tertib dan memberikan kenyamanan bagi semua,” tandas wali kota.

 

 

(red)

temperatur.id
Editor